RSS
Write some words about you and your blog here

Pages

Monday, April 23, 2012

Patah Hati

Patah hati itu sebenernya gak selamanya buruk. Dan gak selamanya patah hati itu diidentikan sama orang yang entah cintanya gak terbalas atau apapun yang berkaitan sama cinta.

Patah hati, gue memandangnya sebagai sesuatu yang universal. Rasa kekecewaan yang mendalam terhadap suatu hal. Dan selama SMA, gue sering patah hati.

Terutama, patah hati gara-gara ekspektasi gue terhadap sesuatu gak tercapai karena gue orangnya memang terlampau perfeksionis dan mungkin ini bikin orang sebel karena gue orangnya selalu menargetkan kesempurnaan dalam setiap pekerjaan.

Sebenernya gue sendiri sadar, kalo yang membuat gue demikian itu gue sendiri. Gue memang selalu berekspektasi tinggi terhadap suatu hal terutama masalah akademis dan apa yang menjadi tujuan hidup gue. Sekali ekspektasi gue gak kesampean, gue bisa down banget namun gak lama kemudian bangkit lagi dan terus berusaha sampe gue ngedapetin apa yang gue mau. Itu gara-gara patah hati.

SMA mengajarkan gue banyak hal, terutama karena gue sering patah hati.
Gara-gara patah hati, gue jadi pekerja keras.
Gara-gara patah hati, gue jadi pantang menyerah.
Gara-gara patah hati, gue bersyukur ada orang-orang tertentu yang peduli dan menemani gue dalam menghadapi segala permasalahan.
Gara-gara patah hati, gue jadi orang yang jauh lebih sabar ketimbang dulu.
Gara-gara patah hati, gue belajar jadi orang yang realistis. Gak selamanya yang kita mau bisa kita dapetin. Mau udah berusaha dan berdoa pun, kalo emang Allah gak ngehendakin kita gak bakal dapetin.

Dari semua hal yang bikin gue patah hati, tanpa sadar gue menyapu kepingan yang ada dan mengumpulkannya untuk jadi orang yang lebih baik lagi.
Biar awalnya menyebalkan, tapi sekarang gue bersyukur selama SMA banyak mengalami ‘patah hati’ toh diantara banyak patah hati tersebut masih ada orang-orang tertentu yang membuat gue selalu bersemangat untuk bangkit dan ngumpulin kepingan yang patah. Ibaratnya, teman-teman dan kebahagiaan selama SMA itu lem yang menyambung hati biar utuh lagi walaupun sering patah <3

Mungkin ini post paling crappy yang pernah gue tulis di Blog ini. Tapi daripada tulisan ini tersimpan jadi sampah di otak gue mending ditulis.

Dari orang yang sering patah hati,
Rianda

0 comments:

Post a Comment

Monday, April 23, 2012

Patah Hati


Patah hati itu sebenernya gak selamanya buruk. Dan gak selamanya patah hati itu diidentikan sama orang yang entah cintanya gak terbalas atau apapun yang berkaitan sama cinta.

Patah hati, gue memandangnya sebagai sesuatu yang universal. Rasa kekecewaan yang mendalam terhadap suatu hal. Dan selama SMA, gue sering patah hati.

Terutama, patah hati gara-gara ekspektasi gue terhadap sesuatu gak tercapai karena gue orangnya memang terlampau perfeksionis dan mungkin ini bikin orang sebel karena gue orangnya selalu menargetkan kesempurnaan dalam setiap pekerjaan.

Sebenernya gue sendiri sadar, kalo yang membuat gue demikian itu gue sendiri. Gue memang selalu berekspektasi tinggi terhadap suatu hal terutama masalah akademis dan apa yang menjadi tujuan hidup gue. Sekali ekspektasi gue gak kesampean, gue bisa down banget namun gak lama kemudian bangkit lagi dan terus berusaha sampe gue ngedapetin apa yang gue mau. Itu gara-gara patah hati.

SMA mengajarkan gue banyak hal, terutama karena gue sering patah hati.
Gara-gara patah hati, gue jadi pekerja keras.
Gara-gara patah hati, gue jadi pantang menyerah.
Gara-gara patah hati, gue bersyukur ada orang-orang tertentu yang peduli dan menemani gue dalam menghadapi segala permasalahan.
Gara-gara patah hati, gue jadi orang yang jauh lebih sabar ketimbang dulu.
Gara-gara patah hati, gue belajar jadi orang yang realistis. Gak selamanya yang kita mau bisa kita dapetin. Mau udah berusaha dan berdoa pun, kalo emang Allah gak ngehendakin kita gak bakal dapetin.

Dari semua hal yang bikin gue patah hati, tanpa sadar gue menyapu kepingan yang ada dan mengumpulkannya untuk jadi orang yang lebih baik lagi.
Biar awalnya menyebalkan, tapi sekarang gue bersyukur selama SMA banyak mengalami ‘patah hati’ toh diantara banyak patah hati tersebut masih ada orang-orang tertentu yang membuat gue selalu bersemangat untuk bangkit dan ngumpulin kepingan yang patah. Ibaratnya, teman-teman dan kebahagiaan selama SMA itu lem yang menyambung hati biar utuh lagi walaupun sering patah <3

Mungkin ini post paling crappy yang pernah gue tulis di Blog ini. Tapi daripada tulisan ini tersimpan jadi sampah di otak gue mending ditulis.

Dari orang yang sering patah hati,
Rianda

0 comments:

Post a Comment