RSS
Write some words about you and your blog here

Pages

Sunday, April 1, 2012

Aku dan Diriku yang lain

aku dan diriku yang lain adalah dua sosok yang tidak terpisahkan
mereka serupa, namun jelas berbeda.
mereka berbeda, namun jelas serupa.
tiada orang yang secara benar dapat mendistingsi keduanya


aku dan diriku yang lain..
kita hanya sebatas jalinan fungsional yang melengkapi suatu sistem
sistem baik yang secara materiil maupun spiritual merangkum menjadi satu
dan kemudian membangun suatu sistem yang lain

aku dan diriku yang lain..
ya, relasi kita hanya terbatas pada elemen fungsi pada suatu elemen sistematik yang sebagaimana jadinya juga terbilang naturalistik.
berkembang secara alamiah dan bukan hasil manufaktur belaka.

aku dan diriku yang lain..
 kita seakan saling bertanya, "apakah kamu benar-benar ada?"
namun pada saat yang sama juga berkata, "ya, kamu memang ada"
dengan diikuti tanda titik dan bukan embel-embel koma.

aku dan diriku yang lain..
masih berupa ego, satu sama lain saling tarik-menarik.
kadang ini, kadang itu. kadang anding, kadang sanding.
apapunlah itu, aku dan diriku yang lain tetap saling ada dan berbeda

aku dan diriku yang lain..
aku mencoba menyapanya, "hai, aku"
dan dia menjawab, "hai juga, aku"
aku menghela nafas perhalan, sembari tersenyum.
dan dia tersenyum pula,
suatu senyum simpul yang membuatku mengernyitkan dahi.

dia, si diriku yang lain..
tersenyum simpul seakan berkata, "kemana saja kau, hah?"

tak terasa sudah hampir 10 menit aku berinteraksi dengannya, si diriku yang lain itu..

(Rianda Rizky Permata, April 01 2012)
Selamat datang bulan april :)


0 comments:

Post a Comment

Sunday, April 1, 2012

Aku dan Diriku yang lain


aku dan diriku yang lain adalah dua sosok yang tidak terpisahkan
mereka serupa, namun jelas berbeda.
mereka berbeda, namun jelas serupa.
tiada orang yang secara benar dapat mendistingsi keduanya


aku dan diriku yang lain..
kita hanya sebatas jalinan fungsional yang melengkapi suatu sistem
sistem baik yang secara materiil maupun spiritual merangkum menjadi satu
dan kemudian membangun suatu sistem yang lain

aku dan diriku yang lain..
ya, relasi kita hanya terbatas pada elemen fungsi pada suatu elemen sistematik yang sebagaimana jadinya juga terbilang naturalistik.
berkembang secara alamiah dan bukan hasil manufaktur belaka.

aku dan diriku yang lain..
 kita seakan saling bertanya, "apakah kamu benar-benar ada?"
namun pada saat yang sama juga berkata, "ya, kamu memang ada"
dengan diikuti tanda titik dan bukan embel-embel koma.

aku dan diriku yang lain..
masih berupa ego, satu sama lain saling tarik-menarik.
kadang ini, kadang itu. kadang anding, kadang sanding.
apapunlah itu, aku dan diriku yang lain tetap saling ada dan berbeda

aku dan diriku yang lain..
aku mencoba menyapanya, "hai, aku"
dan dia menjawab, "hai juga, aku"
aku menghela nafas perhalan, sembari tersenyum.
dan dia tersenyum pula,
suatu senyum simpul yang membuatku mengernyitkan dahi.

dia, si diriku yang lain..
tersenyum simpul seakan berkata, "kemana saja kau, hah?"

tak terasa sudah hampir 10 menit aku berinteraksi dengannya, si diriku yang lain itu..

(Rianda Rizky Permata, April 01 2012)
Selamat datang bulan april :)


0 comments:

Post a Comment