pernah sangat menyukai seseorang karena tak ada alasan untuk kita tak suka?
sederhananya
seperti menyukai berlian
siapapun bisa dan hampir pasti suka pada berlian
siapa pun kadang mengharapkan memiliki berlian
ada sosok yang menyerupai berlian yang saat melihatnya tak ada alasan untuk tak suka
saya pernah
sosok yang diciptakan tuhan tanpa celah
bukan hanya bentuknya yang baik
tapi perangkatnya juga baik
tapi dia ternyata bukan yang baik untuk saya
kemarin
saya liat batu pualam
entahlah apa itu
batu asing yang saya tak tahu darimana
sosok yang kemudian saya sukai
tak ada alasan juga untuk tak menyukainya
dia pantas disukai
bentuknya menarik
tapi saya bukan hanya menyukainya karena apa yang tuhan bentuk
kali ini tiba-tiba semuanya tanpa alasan
entahlah
saya?
haa
jangan harapkan ada seseorang yang menyukai saya tanpa alasan
bukan pula sosok yang diciptakan dan bisa langsung disukai
jauh dari itu
tapi terserah bagaimana orang melihat saya
saya sedang suka pada batu ini
sangat
saya tak perlu lagi berlian yang kilaunya terlewat menyilaukan
saya tak lagi mengharapakan batu indah yang pernah datang dan sudah pergi
sekarang saya jujur hanya ingin dia
saya suka batu asing itu tanpa alasan
saya suka senyumnya
saya suka kata-katanya
saya suka suara yang disuakannya
sederhananya
seperti menyukai berlian
siapapun bisa dan hampir pasti suka pada berlian
siapa pun kadang mengharapkan memiliki berlian
ada sosok yang menyerupai berlian yang saat melihatnya tak ada alasan untuk tak suka
saya pernah
sosok yang diciptakan tuhan tanpa celah
bukan hanya bentuknya yang baik
tapi perangkatnya juga baik
tapi dia ternyata bukan yang baik untuk saya
kemarin
saya liat batu pualam
entahlah apa itu
batu asing yang saya tak tahu darimana
sosok yang kemudian saya sukai
tak ada alasan juga untuk tak menyukainya
dia pantas disukai
bentuknya menarik
tapi saya bukan hanya menyukainya karena apa yang tuhan bentuk
kali ini tiba-tiba semuanya tanpa alasan
entahlah
saya?
haa
jangan harapkan ada seseorang yang menyukai saya tanpa alasan
bukan pula sosok yang diciptakan dan bisa langsung disukai
jauh dari itu
tapi terserah bagaimana orang melihat saya
saya sedang suka pada batu ini
sangat
saya tak perlu lagi berlian yang kilaunya terlewat menyilaukan
saya tak lagi mengharapakan batu indah yang pernah datang dan sudah pergi
sekarang saya jujur hanya ingin dia
saya suka batu asing itu tanpa alasan
saya suka senyumnya
saya suka kata-katanya
saya suka suara yang disuakannya
taukah
saya cuman mau itu
tapi saya tau
saya bukan sosok yang diharapkan tanpa alasan
bukan pula perempuan cantik dengan sebongkah kepintaran
bukan perempuan dalam film cinta yang memakai bando berpita
bukan pula perempuan menarik
saya sosok yang tuhan ciptakan dan saya imajinasikan
terserah
tapi saya mau kamu
ya cukuplah
saya mau senyummu
tersenyumlah
tak selalu untuk saya
tak selalu karena saya
karena kamu sosok asing yang saya rasa punya banyak alasan untuk tersenyum
kalau saya egois
saya mau kamu tersenyum karena saya
tapi tetap tersenyumlah
sosok asing yang membuat saya penasaran
saya penasaran
sangat
pada dia yang tak beralasan
pada dia yang menarik perhatian
pada dia yang melupakan ingatan
saya cuman mau itu
tapi saya tau
saya bukan sosok yang diharapkan tanpa alasan
bukan pula perempuan cantik dengan sebongkah kepintaran
bukan perempuan dalam film cinta yang memakai bando berpita
bukan pula perempuan menarik
saya sosok yang tuhan ciptakan dan saya imajinasikan
terserah
tapi saya mau kamu
ya cukuplah
saya mau senyummu
tersenyumlah
tak selalu untuk saya
tak selalu karena saya
karena kamu sosok asing yang saya rasa punya banyak alasan untuk tersenyum
kalau saya egois
saya mau kamu tersenyum karena saya
tapi tetap tersenyumlah
sosok asing yang membuat saya penasaran
saya penasaran
sangat
pada dia yang tak beralasan
pada dia yang menarik perhatian
pada dia yang melupakan ingatan
ketika rindu sesederhana mengecek timeline twitter mu tiap malam,
menunggu warna hijau di chat facebookmu, melihat namamu diinbox handphone dan menunggu sebuah sapaan, ketika rindu sesederhana melakukan itu
diam-diam di dini hari, ditemani secangkir kopi, di antara tumpukan
deadline.
sesederhana rindu yang diam-diam dan berharap tersampaikan.
sesederhana rindu yang diam-diam dan berharap tersampaikan.



0 comments:
Post a Comment